Postingan

Menampilkan postingan dengan label IPTEK

Matahari Mengeluarkan Solar Flare Terbesar Pagi Ini

Gambar
Setelah sempat menurun aktivitasnya karena telah memasuki usai paruh baya, pagi ini 29 Mei 2020, bintang kita menembakkan Solar Flare terkuatnya sejak Oktober 2017, sebuah letusan yang terlihat oleh Solar Dynamics Observatory (SDO) NASA yang mengawasi matahari.

Matahari Redup - Pertanda Akhir Zaman atau Perubahan Iklim Global?

Gambar
Sekelompok peneliti astronomi belum lama ini menemukan kondisi yang mengejutkan tentang pusat tata surya kita, Matahari meredup. Oleh para ilmuwan, penurunan aktivitas bintang tersebut diperkirakan menandakan dirinya telah memasuki usia paruh baya.

Pemanasan Global Akan Memicu El Nino Ekstrim Pada Tahun 2050

Gambar
El Niño adalah salah satu pola iklim paling akrab di Bumi. Permukaan laut di Samudera Pasifik tropis timur menjadi lebih panas dari biasanya, dan biasanya memicu perubahan dalam pola cuaca global. Namun apa yang terjadi, jika faktor pemanasan global ditambahkan di dalamnya. Berkat krisis iklim, El Nino mungkin memiliki beberapa kompetisi. Sebuah jurnal penelitian yang diterbitkan di Science Advances, menunjukkan bahwa pada awal abad pertengahan, pemanasan global dapat menyebabkan pola iklim kuno yang mirip dengan El Nino di Samudra Hindia muncul kembali. Ini akan membuat cuaca semakin kacau, terutama di tempat-tempat di belahan bumi bagian selatan yang bergantung pada pertanian tadah hujan.

Astronom Temukan Planet Kembaran Bumi

Gambar
Belum lama ini sekelompok astronom berhasil menemukan tiga planet mirip dengan Bumi yang diduga dapat mendukung kehidupan, planet-planet tersebut mengorbit sebuah bintang kerdil di galaksi TRAPPIST-1. Selengkapnya di sini

Peneliti Cambridge Berhasil Temukan Cairan Quantum Berputar

Gambar
Cairan quantum berputar, materi yang sudah dilerkirakan keberadaannya lebih dari empat puluh tahun yang lalu, akhirnya telah ditemukan oleh tim di University of Cambridge. Materi, yang telah dirinci keberadaannya dalam bahan alami, menyebabkan elektron untuk "pecah menjadi potongan" meskipun pada kenyataannya mereka biasanya "diibaratkan sebagai blok bangunan yang terpisahkan", dan "tidak pernah terlihat sebelumnya" menurut Johannes Knolle, salah satu co-writer. Temuan ini bisa memiliki implikasi yang mendalam, dengan pengetahuan sebelumnya elektron membelah menjadi potongan-potongan takterpisahkan yang berpotensi membuat komputer kuantum jauh lebih cepat dari yang pernah dibayangkan. potongan-potongan ini, dikenal sebagai "Majorana fermion", bisa menjadi suatu yang sangat penting untuk pengembangan komputer kuantum. Cairan quantum berputar pertama kali diusulkan pada 1970-an dan ditindaklanjuti pada 1980-an. Ini telah lama dian...

Peneliti Berhasil Membuat Dioda Dari DNA

Gambar
Sebuah tim peneliti dari University of Georgia dan Ben-Gurion University telah mengembangkan komponen elektronik yang sangat kecil, Anda bahkan tidak bisa melihatnya melalui mikroskop biasa. Tim tersebut menggunakan molekul DNA tunggal untuk membuat dioda, komponen yang dapat menyearahkan arus listrik. Molekul DNA dalam penelitian ini dirancang hanya memiliki 11 pasang basa, yang membuatnya terlihat seperti rangkaian heliks yang cukup pendek, jika dibandingkan dengan genom manusia memiliki sekitar 3 miliar pasang. Untuk memungkinkan arus mengalir melalui DNA, tim itu memasukkan molekul yang disebut "coralyne" ke helix.  Penulis utama studi tersebut Bingqian Xu memutuskan untuk membuat percobaan pada DNA untuk membuat komponen yang sangat kecil, karena kita tidak bisa menggunakan silikon untuk komponen yang berukuran sekecil itu. dia mengatakan: "Selama 50 tahun, kami telah menempatkan daya komputasi yang senakin besar ke chip yang senakin kecil, tapi kita...

Vitrimer Plastik Polimer yang Dapat Menyembuhkan Diri Sendiri

Gambar
Seorang fisikawan asal Prancis, Ludwik Leibler, yang meraih penghargaan European Patent Office's 2015 Inventor Award menemukan polimer jenis baru bernama vitrimers. Jenis material kaca ini memiliki sifat yang dapat `menyembuhkan` diri sendiri. Saat kaca ini pecah, ia dapat mulus dengan sendirinya. Tak menutup kemungkinan ke depannya vitrimers akan digunakan di layar smartphone. Leibler menemukan teknologi ini ketika ia menggabungkan dua bahan yang berbeda menjadi satu `supramolekul` substansi, dengan ikatan molekul yang tidak kaku dan tidak permanen, tetapi memiliki keseimbangan yang dinamis.

Penjelajah NASA Kirim Gambar Mirip Piramid dari Mars

Gambar
Semakin banyak temuan menarik di Planet Mars. Informasi terbaru menyebutkan robot penjelajah Curiousity Rover berhasil mencitrakan gambar kondisi terkini dari planet merah tersebut. Foto yang dikirimkan ke Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) ini cukup mengejutkan. Sebab, di gambar tersebut robot penjelajah ini mengangkap gambar dari bentuk Piramida yang tampak sempurna di salah satu dataran di Mars. Bagi orang yang percaya pada kehidupan lain ini bisa menjadi alat bukti teori konspirasi peradaban alien. Dikutip dari Mirror, Rabu (24/6) Piramida yang terekam oleh Curiousity Rover ini dianggap mempunyai ukuran sebesar mobil, dan kebanyakan orang percaya itu tidak lebih dari sebuah formasi batuan semata. Namun, saluran YouTube bernama Paranormal Crucible yang menayangkan video soal piramida di Mars ini bersikeras bahwa desain piramida ini terlalu sempurna untuk dibuat sebagai kebetulan semata. Sebab ini seperti hasil reancangan cerdas dan tentu saja tidak ada trik cahay...

Strategi NASA Mengantisipasi "Armagedon"

Gambar
Badan antariksa Amerika Serikat, NASA dilaporkan telah bekerja sama dengan National Nuclear Security Administration demi melindungi Bumi dari bencana yang datang dari luar angkasa. National Nuclear Security Administration merupakan cabang dari Departemen Energi AS. Keduanya pun secara mandiri meneliti bagaimana menggunakan nuklir untuk menangkis komet, asteroid, dan meteor. Seperti yang dilansir New York Times, kerja sama NASA tersebut diharapkan bisa memudahkan pakar roket dan nuklir untuk menyatukan pengetahuan serta kemampuan mereka. Rencananya, mereka bakal menggolongkan ancaman potensi dan memutuskan cara-cara untuk mengalihkan atau menangkis benda antariksa. Para ilmuwan menganggap, batu antariksa berukuran kecil tak akan mengakibatkan kerusakan besar. Sementara asteroid yang membinasakan peradaban dinosaurus dahulu kala dipercaya oleh para ilmuwan akan menjadi ancaman bagi Bumi di masa depan. Sejumlah asteroid dan komet berukuran sedang biasanya berdiameter antar...