Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2015

Nokia Buat Drone Untuk Perawatan Jaringan

Gambar
    Penggunaan Drone atau pesawat tak berawak sudah bukan menjadi hal yang baru, sebab penggunaan drone ini juga sudah bervariatif, salah satunya sebagai pengiriman barang. Melihat fenomena itu, tampaknya Nokia tak ingin kalah untuk memanfaat pesawat tak berawak itu.

Tri Akan Mulai Layani 4G Pada Akhir Tahun

Gambar
Tri Hutchison bersama pemerintah menyatakan kesiapan jaringan 4G LTE di Banjarmasin, sebelum jaringan 4G LTE diluncurkan secara komersial. Tri menyatakan kesiapannya menggelar jaringan 4G LTE dalam acara yang diusung oleh Kementerian Komukasi dan Informatika (Kominfo), yang juga menggandeng operator lain seperti Telkomsel, XL, Indosat, dan Smartfren di wilayah berbeda. Meskipun dalam deklarasi 4G LTE yang dilakukan Kominfo itu, Tri belum menggelar jaringan 4G LTE secara komersial, tetapi Tri berencana akan mengkomersialkan jaringan tersebut setelah penataan ulang selesai. "Jaringan 4G LTE Tri sendiri baru bisa dirasakan setelah penataan ulang selesai, dan rencananya akan rampung pada November atau akhir tahun 2015," kata Chandra Hawan Aden, Direktur Inter Carrier Government Relation Tri Hutchison, Senin (6/5/2015). Tak hanya kesiapan jaringan, untuk menggelar jaringan 4G LTE itu juga diperlukan ekosistem yang sudah siap, seperti handset. Jaringan 4G LTE in

Vitrimer Plastik Polimer yang Dapat Menyembuhkan Diri Sendiri

Gambar
Seorang fisikawan asal Prancis, Ludwik Leibler, yang meraih penghargaan European Patent Office's 2015 Inventor Award menemukan polimer jenis baru bernama vitrimers. Jenis material kaca ini memiliki sifat yang dapat `menyembuhkan` diri sendiri. Saat kaca ini pecah, ia dapat mulus dengan sendirinya. Tak menutup kemungkinan ke depannya vitrimers akan digunakan di layar smartphone. Leibler menemukan teknologi ini ketika ia menggabungkan dua bahan yang berbeda menjadi satu `supramolekul` substansi, dengan ikatan molekul yang tidak kaku dan tidak permanen, tetapi memiliki keseimbangan yang dinamis.

MyRepublik Mulai Beroperasi Berikan Layanan Internet Berbasis Fiber Optik

Gambar
Penyedia layanan internet MyRepublic asal Singapura sudah mulai beroperasi di Indonesia. Langkah awal, mereka menawarkan sejumlah paket internet menarik dengan harga menggoda. MyRepublic adalah perusahaan rintisan asal Singapura yang baru saja berekspansi di dua negara, New Zealand dan Indonesia. Di New Zealand mereka beroperasi sejak Oktober 2014. Konsep yang coba ditawarkan MyRepublic adalah, akses internet cepat dengan biaya terjangkau berbasis jaringan serat optik.  Kehadiran MyRepublic di Indonesia dibawa oleh salah satu invenstornya yakni, Dian Swastatika Sentosa (DSS) yang merupakan salah satu anak usaha Sinar Mas Group.  Menurut laporan situs teknologi e27, DDS menaruh investasi sebesar US$ 3,5 juta dengan kepemilikan sekitar 5,9 persen.  Di Singapura MyRepublic menawarkan paket internet 1 Gbps per bulan dengan biaya sebesar US$ 40, jauh lebih murah dibanding raksasa internet di sana seperti SingTel dan Starhub. Di Indonesia melalui situsnya MyRepubl

OxygenOs - Android Ala OnePlus

Gambar
Tahun lalu, banyak vendor ponsel pintar asal Tiongkok yang mencoba menjegal produsen multinasional seperti Samsung dan HTC dengan penawaran setengah harga untuk spesifikasi yang sama. Kini, hal tersebut mungkin akan sedikit berubah dengan membuat sistem operasi besutan sendiri. OnePlus yang sukses menghasilkan OnePlus One mencoba membuat sistem operasi besutannya sendiri dengan nama OxygenOS. Kehadirannya agak sedikit terlambat dari yang sudah dijadwalkan. OxygenOS ini sudah bisa dinikmati oleh pengguna OnePlus dengan cara mengunduhnya secara langsung. Sistem operasi besutan sendiri ini pada dasarnya merupakan penyegaran yang sederhana dari Android 5.0 Lollipop. Dalam sebuah postingan di blog resminya, perusahaan menyebutkan mereka perlu menghadirkan OxygenOS sebagai perangkat lunak dengan pendekatan sederhana untuk kembali ke basic. "Kami menempatkan hal-hal seperti kinerja dan daya tahan baterai untuk lebih dari sekedar gimmick," tulis pihak OnePlus, sep

One Plus Bagikan Cardboard

Gambar
Terkait dengan acara peluncuran OnePlus 2 yang bisa disaksikan secara online dengan teknologi virtual reality (VR), OnePlus membagi-bagikan Cardboard secara gratis melalui situs resminya. Meski Cardboard diberikan secara cuma-cuma, para pemesannya tetap harus mengeluarkan uang untuk membayar ongkos kirim sebesar USD 5 atau sekitar Rp 65 ribu. Cardboard adalah perangkat VR murah meriah yang dicetuskan oleh Google. Dan Cardboard yang dibagikan oleh OnePlus ini adalah generasi kedua, yang baru diperkenalkan pada Google I/O 2015 lalu. Cardboard generasi kedua ini mempunyai sebuah tombol yang terhubung dengan layar ponsel untuk menggantikan magnet yang ada di Cardboard generasi pertama. Dan OnePlus pun membuatnya dari material yang sedikit lebih tebal dan dilapisi bahan anti minyak dan kotoran. Selain itu, Cardboard buatan OnePlus ini juga berukuran sedikit lebih besar, agar bisa dipakai dengan OnePlus One, yang punya layar 5,5 inch, dikutip dari Engadget, Sabtu (4/7/201

Chevrolet Perkenalkan AC Sistem Pendingin Smartphone

Gambar
Jika biasanya AC diperuntukkan untuk manusia, kali ini Chevrolet membuat gagasan baru dengan menghadirkan AC kecil untuk smartphone di dalam mobil pengguna. Fitur bernama “Active Phone Cooling System” itu dapat digunakan untuk mendinginkan baterai smartphone yang panas. Sebagaimana dilaporkan Ubergizmo, Jumat (3/7/2015), AC pendingin smartphone itu hadir dengan ukuran dan ventilasi kecil yang praktis akan mendinginkan smartphone kapanpun Anda menempatkannya di bagian bawah dashboard. Namun, bagian terpenting dari AC mini tersebut ialah kegunaannya untuk tetap menjaga smartphone tetap dingin, sehingga daya hidup baterai pun akan meningkat. AC mini tersebut diklaim akan berguna untuk para pengemudi yang ingin tetap menjaga smartphone tetap dingin ketika berada di dalam mobil yang panas. Sistem Active Phone Cooling nantinya akan tersedia untuk setiap AC yang ada di dalam mobil. Chevrolet juga mengklaim teknologi tersebut merupakan yang pertama dalam industri teknologi saat

Wide Path Camper - Karavan Sepeda Buatan Denmark

Gambar
Gerobak pintar buatan Denmark ini beratnya tak sampai 45kg dengan dua roda sehingga tetap gesit dan bisa dipasang dalam hitungan detik untuk berdiri di atas keempat kakinya. Cuaca buruk tak perlu menjadi perhatian besar, jika pemakai bisa menemukan tempat datar untuk memarkirnya, walau lain halnya tentu kalau ada angin keras. Pesepeda yang lelah –dua dewasa dan satu anak- bisa tidur di balik tirai gorden di atas ambal busa yang padat. Jelas tidak lebih buruk dari hotel kecil di pinggir jalan, yang harus mengikuti peraturan yang ditetapkan oleh orang lain. Dengan Wide Path Camper, kita sendiri yang mengatur kemauan kita. Tentu saja untuk bersepeda di jalan setapak, hanya sebagian kecil pesepeda saja yang mau menarik kota plastik besar ini karena akan lebih mudah membawa tenda dan lampu baterai. Dengan beban puluhan kilogram, pesepeda akan mencapai jarak dua kali lebih jauh jika tidak menarik Wide Path Camper, dan hembusan angin dari truk yang melintas di samping akan b