Minggu, 05 Juli 2015

MyRepublik Mulai Beroperasi Berikan Layanan Internet Berbasis Fiber Optik

Penyedia layanan internet MyRepublic asal Singapura sudah mulai beroperasi di Indonesia. Langkah awal, mereka menawarkan sejumlah paket internet menarik dengan harga menggoda.

MyRepublic adalah perusahaan rintisan asal Singapura yang baru saja berekspansi di dua negara, New Zealand dan Indonesia. Di New Zealand mereka beroperasi sejak Oktober 2014.

Konsep yang coba ditawarkan MyRepublic adalah, akses internet cepat dengan biaya terjangkau berbasis jaringan serat optik. 

Kehadiran MyRepublic di Indonesia dibawa oleh salah satu invenstornya yakni, Dian Swastatika Sentosa (DSS) yang merupakan salah satu anak usaha Sinar Mas Group. 

Menurut laporan situs teknologi e27, DDS menaruh investasi sebesar US$ 3,5 juta dengan kepemilikan sekitar 5,9 persen. 

Di Singapura MyRepublic menawarkan paket internet 1 Gbps per bulan dengan biaya sebesar US$ 40, jauh lebih murah dibanding raksasa internet di sana seperti SingTel dan Starhub.

Di Indonesia melalui situsnya MyRepublic membuka pemesanan dengan beberapa paket, mulai dari tarif Rp 199 ribu per bulan dengan akses 10 Mbps, lalu 100 Mbps dengan mahar Rp 299 ribu hingga terbesar 300 Mbps dengan harga Rp 899 ribu. 

Namun karena menyediakan internet berbasis serat optik, maka layanan MyRepublic belum tersebar luas.