Selasa, 23 Juni 2015

Google Dituduh Telah Merekam Suara Penggunanya

Sebuah situs yang fokus terhadap privasi data menuding Google sudah melakukan pelanggaran besar. Google dituding diam-diam merekam suara pengguna Chrome. Situs Privacy Online News buatan Rick Falkvinge, pendiri Pirate Party, menemukan bukti-bukti yang menguatkan tudingannya itu. Mereka menilai saat pengguna Chrome aktif, saat itu juga Google bisa merekam suara apa pun yang kemudian dikirimkan ke server Google.

Bukti pertama tuduhan tersebut adalah laporan bug yang mengaku saat Google Chrome dibuka, aplikasi peramban itu langsung mengunduh 'sesuatu'. Diikuti laporan status "Microphone: Yes" dan "Audio Capture Allowed: Yes."

Menurut Falkvinge sesuatu yang diunduh oleh Chrome itu adalah sebuah kode 'kotak hitam' yang fungsinya untuk mengaktifkan perintah 'Ok Google' pada Chrome.

'Ok Google' adalah kalimat pemicu aktifnya perintah suara pada aplikasi Google Chrome. Tapi menurut Falkvinge, pada paket yang diunduh aktivasi justru dipicu oleh server Google. Artinya, kapan saja Google bisa merekam suara aktivitas pengguna.

Mendapat tudingan itu Google langsung merespons. Raksasa internet itu secara cepat merilis tombol yang memungkinkan pengguna untuk tidak mengaktifkan perintah suara tersebut, tapi bagi Falkvinge ini bukanlah solusi yang tepat. 

Karena bagaimanan pun, menurut Falkvinge, Google telah memasang aplikasi perekam suara tanpa seizin penggunanya. Inilah yang dikhawatirkan mengancam privasi seseorang. Seperti dikutip dari Techworm, Selasa (23/6).